DKI Jakarta


Gambang Kromong

Gambang keromong (sering pula ditulis gambang kromong) adalah
sejenis orkes yang memadukan gamelan dengan alat musik umum.
Sebutan gambang keromong diambil dari nama dua buah alat perkusi,
yaitu gambang dan keromong. Awal mula terbentuknya orkes gambang
keromong tidak lepas dari seorang pimpinan golongan Tionghoa yang
bernama Nie Hu-kong.
Bilahan gambang yang berjumlah 18 buah, biasa terbuat dari kayu
suangking, huru batu atau kayu jenis lain yang empuk bunyinya bila
dipukul. Keromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi, berjumlah
10 buah (sepuluh pencon). Tangga nada yang digunakan dalam gambang
keromong adalah tangga nada pentatonik Cina. Instrumen pada
gambang keromong terdiri atas gong, gendang, suling, bonang, kecrek,
dan rebab atau biola sebagai pembawa melodi.






Tanjidor
Tanjidor adalah sebuah kesenian Betawi yang berbentuk orkes.
Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19. Alat-alat musik yang
digunakan biasanya terdiri dari penggabungan alat-alat musik tiup, alatalat
musik gesek dan alat-alat musik perkusi. Biasanya kesenian ini
digunakan untuk mengantar pengantin atau dalam acara pawai daerah.
Tapi pada umumnya kesenian ini diadakan di suatu tempat yang akan
dihadiri oleh masyarakat Betawi secara luas layaknya sebuah orkes.
Kesenian Tanjidor juga terdapat di Kalimantan Barat, sementara di
Kalimantan Selatan sudah punah.

0 Response to "DKI Jakarta"

Poskan Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme